...VISI: DENGAN IMAN DAN TAQWA, KITA WUJUDKAN MASYARAKAT KOTA BANJAR YANG AGAMIS, MANDIRI, DAN SEJAHTERA MENUJU BANJAR AGROPOLITAN ...

Kamis, 29 Januari 2015



BANJAR RAIH PENGHARGAAN DARI GUBERNUR
Dua tahun berturut-turut ( tahun 2014, tahun 2015) Pemerintah Kota Banjar mendapat penghargaan dari pemerintah Propinsi Jawa Barat dalam bidang ekonomi yaitu berupa Penghargaan Realisasi Penyaluran Raskin Sesuai Target Dan Pembayaran Tepat Waktu Tingkat Propinsi Jawa Barat.

Penghargaan sendiri diserahkan oleh Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani, didampingi Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan diterima langsung oleh Walikota Banjar Ny Hj Ade Uu Sukaesih SIP. MSi, pada acara Peluncuran Penyaluran Raskin Tingkat Nasional Dan Launching Penyaluran Raskin Tingkat Propinsi Jawa Barat Tahun 2015, bertempat di Halaman Balai Desa Pasir halang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung, Rabu 28 Januari 2015

Kali ini Penghargaan diberikan kepada kabupaten / kota  yang berhasil mencapai target penyaluran ( 100 %) dan pelunasan Harga Tebus Raskin (HTR) tepat waktu yaitu pada tanggal 31 Desember 2014.

Program raskin sendiri merupakan program perlindungan sosial dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan warga masyarakat yang kurang mampu , Selain itu, penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap keberhasilan penyaluran program subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah (Raskin)tahun 2014 di Jawa Barat.

Pada kesempatan ini Puan Maharani mengatakan bahwa sewasembada pangan, ketahan pangan, kedaulatn pangan merupakan hal yang sangat penting ,  yang harus dilakukan dan dilaksanakan. sementara itu Gubernur Jawa Barat mengatakan bahwa program raskin adalah program nasional bertujuan untuk menghadirkan ketahanan pangan dan kedaulatan pangan, supaya tidak ada rakyat  yang kekuranan pangan

Di kota Banjar, Raskin sudah digeratiskan sejak Bulan April 2013, dari data Bagian Ekonomi Setda Kota Banjar, penyaluran Raskin di Kota Banjar pada tahun 2014 diperuntukan bagi  9.686 Rumah tangga Sasaran  (RTS),  
data ini didasarkan dari data PPLS 2011 yang di keluarkan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan ( TNP2K) , dengan jumlah total beras mencapai 145.290 Kg. pada tahun 2015 pemerintah kota banjar sudah menganggarkan Rp. 3.100.000.000,-  dari APBD 2015

Rabu, 05 November 2014

Walikota Lantik Dua Pejabat BUMD


Walikota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih SIP, MSi melantik Ir. H. Yayat Ahdiyat Husein Batubara, sebagai Direktur Perusahan Daerah Banjar Water Park (BWP) dan Cece Wahyu Gumelar, SE sebagai Direksi Perusahaan Daerah ( PDAM) Tirta Anom Kota Banjar Periode 2014-2018.
 Pelantikan ini dilaksanakan pada Acara Apel Gabungan Lingkup Kota Banjar Senin, 3 Nopember 2014 di Halaman Kantor Walikota Banjar, dihadiri oleh Wakil Walikota Banjar, Sekda Kota Banjar Drs H Fenny Fahrudi BE, MM, Kepala OPD dan PNS lingkup Kota Banjar.
 “ Dengan dilantiknya Direktur Banjar Water Park, Bapak Ir. H. Yayat Ahdiyat Husein Batubara, Saya berharap agar bisa mengelola dan membenahi Banjar Water Park, baik dalam segi managemen keuangan, managemen sumber daya manusia dan pengelolaan aset” ujar Walikota dalam pidatonya.
  Sementara itu Walikota juga menyampaikan harapanya kepada Direksi PDAM yang baru agar dapat meningkatkan kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat, diantaranya dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas air minum, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan maksimal, adil, aman, lancar melalui pengaturan dan mekanisme yang jelas  “ Kepada Direksi PDAM yang baru, Saya harap untuk meningkatkan dan memenuhi kebutuhan air di Kota Banjar dari 10 persen menjadi 30 peresen” ujarnya

Jumat, 12 September 2014

BANJAR RAIH PENGHARGAAN ADIPURA KE 2



Dalam jangka waktu 2 minggu Kota Banjar meraih 2 penghargaan tingkat regional dan tingkat nasional , kedua penghargaan tersebut adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Rabu, Tanggal 28 Mei 2014, dan pada Hari Kamis, 5 Juni 2014  Kota Banjar meraih penghargan dalam bidang lingkungan hidup yaitu penghargaan Adipura yang kedua kalinya. (setelah sebelumnya kota banjar pernah meraih Penghargaan Adipura Dengan Kreteria Kota Kecil Terbersih
Penghargaan sendiri diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Prof Dr Boediono dan  terima langsung oleh Walikota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih SIP, MSi, di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia di Jakarta.
Adipura, adalah sebuah penghargaan bagi kota di indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup
Keberhasilan Kota Banjar dalam meraih penghargaan Adipura ini adalah setelah dinilai oleh tim penilai adipura hal ini  berdasarkan  data fisik di lapangan secara faktual saat pemantauan oleh tim penilai.
Untuk meraih kembali Penghargaan Adipura ketingkat kedua ini, tentu saja banyak tantangan, karena indikator yang di nilainya lebih banyak, Pemerintah Kota Banjar pun terus berbenah dan terus meningkatkan kinerjanya dalam mengelola lingkungan agar bersih dan sehat, faktor pendukung lainya seperti   peraturan (perda, perwal tentang kebersihan) ruang terbuka hijau, lembaga pengelolaan persampahan, infrastruktur persampahan seperti Tempat Pembuangan Ahir Sampah (TPA), di kelembagaan dalam arti sejauhman kelembagaan pengelolan sampah dibentuk sampai ke tingkat RW yaitu dengan bank sampah, di  SMP SMA, dan RW, dan partisipasi pengusaha terhadap kebersihan seperti adanya MOU antara pemerintah dengan toserba jogja dan toserba pajajaran terus di tingkatkan.

Selain itu penunjang Kota Banjar dapat meraih penghargaan adipura ini adalah dengan adanya tanaman peneduh di perkotaan/ Ruang Terbuka Hijau ( dengan taman kota , yang sekarang sudah menghijau), di BLUD RSUD Kota Banjar  sistem pengelolaan limbah medis dengan insenerator, sedangkan untuk titik pantau di perumahan di Kota Banjar ini sudah adanya ruang terbuka hijau dan tempat penampungan sampah
sejak tahun 1986 program Adipura telah dilaksanakan, namun terhenti pada tahun 1998. Dalam lima tahun pertama, program Adipura difokuskan untuk mendorong kota-kota di Indonesia menjadi "Kota Bersih dan Teduh". Pengertian kota dalam penilaian Adipura bukanlah kota otonom, namun bisa juga bagian dari wilayah kabupaten yang memiliki karakteristik sebagai daerah perkotaan dengan batas-batas wilayah tertentu.
Adipura juga bertujuan dalam rangka mewujudkan kabupaten /kota yang berwawasan lingkungan menuju pembangunan yang berkelanjutan yang memperhatikan dan mempertimbangkan keselarasan antara fungsi lingkungan hidup, social, dan ekonomi. Adipura  merupakan salah satu program prioritas dalam pengendalian lingkungan dan penghargaan bagi Kota/Kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan Kota Bersih dan Hijau (Clean and Green City).dalam pengelolaan lingkungan hidup di daerahnya dalam rangka mencapai Tata Praja Lingkungan (Good Environmental Governance). dengan Sasaran terwujudnya pemerintahan yang baik (good governance) dan lingkungan yang baik (good environment).

KOTA BANJAR RAIH WTP

    Walikota Banjar Hj Ade UU Sukaesih SIP. MSi menerima Penghargaan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang di berikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Muhamad Chatib Basri didampingi Inspektur Jendral dan Direktur Jendral Perbendaharaan Kementerian Keuangan, di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan RI Jl Senen Raya Nomor 1 Jakarta, Jumat Malam, 12 September 2014. 

    Penyerahan piagam sendiri bersamaan dengan Acara Rapat Kerja Nasional (Rakenas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2014 dengan tema “ Dengan Semangat WTP Sukseskan Implemantasi Akuntansi Berbasis Akrual di tahun 2015”, yang dibuka langsung Wakil Presiden RI. Boediono. 

    Penghargaan WTP bagi Kota Banjar bukanlah yang pertama tetapi yang ke empat kalinya, dan Penghargaan WTP kali ini diraih atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah ( LKPD )Tahun Anggaran 2013 dimana Pemerintah Kota Banjar telah menyajikan secara wajar semua akun didalam LKPD tahun anggaran 2013 sesuai prinsip akuntansi yang ditetapkan dalam standar akuntansi pemerintah, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan efektivitas system pengendalian interen pemerintah. 

    Menurut Menteri Keuangan RI penghargaan ini merupakan wujud terimakasih pemerintah atas upaya tela dilakukan pemerintah Daerah untuk terus mewujudkan kualitas pengelolaan keuangan yang teransparan dan akuntabel .

    Sementara menurut Walikota Kota Banjar mengatakan, Kota Banjar telah berhasil dalam pengelolan keuangan yang akutabel dan transparan dengan capaian kualitas yang baik dan mendapapatkan opini audit tertinggi yaitu WTP “Penghargaan ini merupakan hasil kerjasama seluruh jajaran, kesungguhan, serta komitmen Pemerintah dan dukungan masyarakat Kota Banjar untuk terus meningkatkan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara yang transparan dan akutabel , kita sudah meraih empat kali WTP untuk itu saya harap untuk terus mempertahankanya “ ujar Walikota Banjar usai acara penerimaan penghargaan WTP.

    Di Jawa Barat Sendiri, selain Kota Banjar, Propinsi jawa Barat , Kota depok , Kota Cimahi , Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Majalengka mendapatkan penghargaan WTP tahun ini

    Acara ini juga beragendakan sidang pleno yang membahas topik Akuntabilitas, Strategi Mencapai Opini WTP serta bagaimana mempertahankannya. (adesoed)

Kamis, 22 Mei 2014

PORSADIN tingkatkan kreatifitas anak

Wakil Walikota Banjar drg H Darmadji Prawirasetia, MKes membuka Pekan Olah Raga dan Seni Madrasah Diniyah Takmiliyah ( PORSADIN ) Tahun 2014 bertempat di Lapang Bhakti Kota Banjar, Kamis, 22 Mei 2014 yang dihadiri oleh Kepala Kementrian Agama Kota Banjar H Drs Undang Munawar SPd dan Kepala OPD lingkup Kota Banjar.
“ Kita patut bangga atas adanya diniyah takmiliyah di Kota Banjar, walaupun sebagai pendidikan non formal tetapi punya peran dan partisipasi yang sangat penting dalam mendidik generasi muda yang siap membangun masyarakat yang agamis dan berakhlakulkarimah” ujar Wakil Walikota dalam sambutanya.
Lebihlanjut Wakil Walikota Banjar mengatakan Porsadin harus menjadi salah satu pembentuk karakter anak bangsa “ Kegiatan ini merupakan ajang peningkatan prestasi olahraga dan seni dengan tidak meninggalkan sportifitas, karena dengan sportifitas bisa membentuk orang menjadi jujur, berani memaafkan dan mau memaafkan orang lain  serta berani meminta maaf.
Sementara itu, menurut Kepala Kementrian Agama Kota Banjar H Drs Undang Munawar, MPd mengatakan perlu adanya keseimbangan antar jasmani dan rohani “ Di Kota Banjar terdapat 260 Madrasah Diniyah dengan jumlah siswa 5000 orang dengan pelajaran utamanya Pendidikan Agama Islam, pada tahun-tahun belakangan ini pemerintah mengadakan Porsadin untuk tingkat Madrasah Diniyah, yang bertujuan selain kesehatan juga pada keseimbangan antara jasmani dan rohani” ujar H Undang Munawar
Menurut Panitia Porsadin H Kawad MSi tujuan dari kegiatan ini untuk menggali dan mengembangkan potensi santri-santri diniyah takmiliyah dalam bidang olahraga dan seni sehingga akan menumbuhkan kreatifitas bagi anak-anak. Selain itu, ajang ini sebagai ajang untuk mencari atlit santri Diniayah Takmiliyah yang akan diikutsertakan dalam  Porsadin tingkat Propinsi Jawa Barat.
Cabang yang dilombakan adalah pada cabang seni: Tahfid Al Qur’an, Kaligrafi Al Qur’an Murotal Al Qur’an, Cerdas Cermat, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia dan Qosidah, sementara itu untuk cabang olah raga yang akan dilombakan adalah pencaksilat, atletik dan futsal.

Diakhir pidatonya Wakil Walikota Banjar berharap kepada seluruh santri untuk benar-benar belajar ilmu agama dan olahraga “ Mulai saat ini tingkatkan semua aktifitas dalam pendidikan ilmu agama dan ajang kreatifitas dan prestasi sehingga menjadi orang yang berguna, dan  generasi muda yang Qur’ani ”.

Rabu, 30 April 2014

KUALITAS GABAH

Anda mungkin salah satu orang yang tak ambil pusing tentang beras apa yang anda makan, yang penting enak dimakan, kenyang ......, tetapi pernahkah anda mencoba menelusuri apa nama beras tersebut , produk dari dari daerah mana?....
pematang sawah, dan padi-yang mulai menguning membuat mata kita menjadi salahsatu pemandangan yang sangat menyejukan apalagi bagi petani karena di sanalah berjuta harapan digantungkan.
Add caption

LAPANG BHAKTI " RUANG TERBUKA HIJAU "